Manajemen Perubahan sebagai Faktor Kunci Keberlanjutan Organisasi

Authors

  • Siti Khodijah Author
  • Cindy Atika Rizki Author

DOI:

https://doi.org/10.62712/jomear.v1i1.31

Keywords:

Manajemen Perubahan, Keberlanjutan Organisasi, Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Adaptabilitas

Abstract

Perubahan lingkungan organisasi yang semakin dinamis akibat globalisasi, perkembangan teknologi, dan perubahan perilaku pasar menuntut organisasi untuk mampu beradaptasi secara berkelanjutan. Manajemen perubahan menjadi faktor kunci dalam memastikan keberlanjutan organisasi di tengah ketidakpastian tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran manajemen perubahan sebagai faktor strategis dalam mendukung keberlanjutan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji hubungan antara manajemen perubahan dan faktor-faktor pendukung keberlanjutan organisasi, seperti kepemimpinan, budaya organisasi, komunikasi, serta pengembangan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen perubahan yang terencana, partisipatif, dan berorientasi pada manusia mampu meningkatkan adaptabilitas organisasi, menurunkan resistensi terhadap perubahan, serta menjaga stabilitas dan kinerja organisasi dalam jangka panjang. Kepemimpinan transformasional dan budaya organisasi yang adaptif terbukti berperan signifikan dalam keberhasilan proses perubahan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian manajemen perubahan serta menjadi acuan praktis bagi organisasi dalam merancang strategi perubahan yang berkelanjutan.

References

[1] Ihsan Mulia Siregar and Slamet Haryono, “Green Banking: Operating Costs on Operating Income, Capital Adequacy Ratio, Financial Slack, Sustainability Officer, and Sustainability Committee,” J. Ekon. Syariah Teor. dan Terap., vol. 10, no. 5, pp. 427–442, 2023, doi: 10.20473/vol10iss20235pp427-442.

[2] S. Purba and N. Aslami, “Change Management Scope,” J. Ekon. Manajemen, Bisnis dan Akunt. Rev., vol. 2, no. 2, 2022, doi: 10.53697/emba.v2i2.809.

[3] R. Syandri Pratama, “Implementasi Change Management pada Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa,” J. Pengadaan Barang/Jasa, vol. 1, no. 1, pp. 29–39, 2022, doi: 10.55961/jpbj.v1i1.10.

[4] I. N. Suryawan, K. W. Prasastyo, and N. Sutrisno, “Managing Changes and Leadership Bagi Karyawan dan Manajerial Anara Airport Hotel Bandara Soekarno Hatta Tangerang,” Indones. Berdaya, vol. 3, no. 4, pp. 1015–1020, 2022, doi: 10.47679/ib.2022341.

[5] P. A. Hikayatunni’mah et al., “Pengaruh Manajemen Perubahan Dan Keterlibatan Kerja Terhadap Peningkatan Kinerja Pegawai Pada Bisnis Franchise Street Boba,” SENTRI J. Ris. Ilm., vol. 2, no. 12, pp. 5454–5461, 2023, doi: 10.55681/sentri.v2i12.1986.

[6] A. Dewi, R. T. S. Hariyati, and L. Dewi, “Pengembangan Panduan Peran dan Fungsi Top Manajer Keperawatan di Rumah Sakit,” J. Telenursing, vol. 3, no. 1, pp. 8–19, 2021, doi: 10.31539/joting.v3i1.2065.

[7] Supardi and Aulia Anshari, “Pengaruh Kepemimpinan Tranformasional Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Karyawan Ptpn Ix Batujamus,” J. Publ. Manaj. Inform., vol. 1, no. 1, pp. 85–95, 2022, doi: 10.55606/jupumi.v1i1.243.

[8] E. Herlina, M. Tukiran, N. Yusnita, H. Hermansyah, and M. T. Andrianto, “Peran Pengembangan Sumber Daya Manusia Sebagai Agen Perubahan,” J. Sos. Teknol., vol. 2, no. 6, pp. 487–497, 2022, doi: 10.59188/jurnalsostech.v2i6.346.

[9] R. Zulfiningrum, H. Indrayani, N. Aditia, I. Harriadi, S. Sumartias, and J. Jaya, “Bridging Policy and Public: Stakeholder Engagement Strategy in Indonesia’s Ministry of Finance,” Nyimak J. Commun., vol. 9, no. 2, p. 298, 2025, doi: 10.31000/nyimak.v9i2.14563.

[10] A. P. Savana, L. Anggara, F. Ekonomi, and D. Bisnis, “Studi Kelayakan Bisnis Dari Aspek Teknis Dan Operasional,” J. Akad. Ekon. Dan Manaj., vol. 1, no. 4, pp. 583–592, 2024, [Online]. Available: https://doi.org/10.61722/jaem.v1i4.3627

[11] A. Natsiruddin, Nuramalia Hasanah, and Diah Armeliza, “Pengaruh E-Commerce, Budaya Organisasi, dan Pengetahuan Akuntansi terhadap Kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah,” J. Akuntansi, Perpajak. dan Audit., vol. 4, no. 2, pp. 470–485, 2023, doi: 10.21009/japa.0402.09.

[12] N. Ani, R. N. Muti, and L. Meria, “Strategi Efektif Menghadapi Dinamika Global: Pendekatan Manajemen Perubahan Organisasi yang Terbukti,” ADI Bisnis Digit. Interdisiplin J., vol. 5, no. 2, pp. 56–63, 2024, doi: 10.34306/abdi.v5i2.1174.

[13] Dani Rustandi and Fibria Indriati, “Analisis Manajemen Perubahan Organisasi Komisi Pemberantasan Korupsi Pasca Revisi Undang-Undang,” Moderat Jurnal Ilm. Ilmu Pemerintah., vol. 8, no. 3, pp. 578–594, 2022, doi: 10.25157/moderat.v8i3.2762.

[14] D. Ageng Prayogo, I. Yuwono, R. Cahyadi Saputra, N. Sikki, and V. Paramarta, “Strategi Menyikapi Tantangan Dan Peluang Praktik Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Organisasi : Tinjauan Literatur,” J. Compr. Sci., vol. 2, no. 11, pp. 1879–1889, 2023, doi: 10.59188/jcs.v2i11.550.

[15] J. H. Yam, “Kajian Penelitian: Tinjauan Literatur Sebagai Metode Penelitian,” J. Emp., vol. 4, no. 1, pp. 61–70, 2024.

Published

2025-11-30

How to Cite

Manajemen Perubahan sebagai Faktor Kunci Keberlanjutan Organisasi. (2025). Journal of Management, Economics, and Accounting Research, 1(1), 18-27. https://doi.org/10.62712/jomear.v1i1.31